1. Home
  2. /
  3. Expert
  4. /
  5. Ari Wiji Astuti

Nama saya Ari Wiji, biasa disapa Ari. Banyak yang bilang saya mirip Inneka Koesherawati dengan senyum kalemnya. Profesi saya adalah full time mother, sebuah pilihan yang tak pernah saya sesali meskipun harus meninggalkan karir di perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia. Bagi saya, menjadi ibu dan melihat si kecil bertumbuh adalah karir terbesar dalam hidup. I believe, being mom is the best job ever ;). Selain sibuk dengan si kecil dan keluarga, saya juga seorang hijabers, cukup aktif di komunitas hijab di Malang, terlebih saat harus kumpul bareng komunitas dan ngobrolin segala hal dari fashion, family, sharing resep masakan dan social circle.

Jadi full time mother membuat saya punya banyak waktu luang untuk browsing segala hal tentang fashion, family things, resep masakan dan belanja online. Bagian yang terakhir itu sudah masuk jadi hal wajib saat online. Saking sukanya saya belanja online, handphone saya didominasi apps toko online (mostly toko cewek :d). Bisa dibilang saya suka belanja, terutama barang-barang fashion syar'i yang modelnya selalu bikin jatuh hati. Saya suka rancangan Jenahara, Dian Pelangi, Ria Miranda dan Irna Mutiara, karena kualitas dan desainnya yang modis, jadi pas banget buat ke nikahan. Sebenarnya urusan fashion, saya juga bukan orang yang harus belanja barang mahal dan branded, yang penting modelnya oke, bahannya bagus, warnanya cerah dan harga terjangkau, ya pasti saya beli.

Tak hanya fashion, saya suka ga nahan dengan koleksi properti dapur yang lucu-lucu tapi juga multifungsi. Kebetulan di Malang, ga selalu ada perangkat atau bahan dapur yang saya incar, jadinya ya berburu via online. Saking rajinnya saya belanja, saja jadi hapal banget dengan toko online dan seller yang terpercaya, siapa saja seller nakal, dan bagaimana memilih produk dan diskon yang ditawarkan, biar ga dapat zonk alias barang yang dibeli ga sesuai harapan kita.

Siapa sangka hobi belanja online ini justru memberikan saya peluang jadi penulis produk di Hemat.com. Tentu saya ga asal nulis, tapi juga membantu memberikan review dan rekomondasi produk dan seller yang terpercaya. Yuk, sebelum belanja, saya punya beberapa tips yang selama ini saya jadikan pegangan. Tentu, kamu juga bisa mencoba tips belanja baju via online, berikut:

1. Cermati detail foto produk
Sering banget pembeli kecewa dengan baju yang dibeli tak sama dengan yang ada di foto. Pilih toko/seller yang menggunakan foto barang yang asli dan tak banyak editan. Jangan segan bertanya ke penjual tentang tingkat kemiripan barang asli dan barang yang ada di foto.

Perlu juga diingat, bahwa baju yang terbuat dari bahan spandek dan rajutan, warna barang aslinya lebih gelap dibandingkan warna barang di foto. Sementara bahan dari katun dan twistcone, warnanya cenderung tak berbeda dengan warna barang yang ada di foto.

2. Bahan baju
Selain model, tentu kamu juga ingin baju yang kamu beli nyaman dikenakan. Sebelum memesan, pastikan selalu membaca keterangan bahan di setiap produk yang dijual. Jika tak ada keterangan bahan, jangan segan menanyakan ke penjual, agar produk yang kamu beli sesuai dengan harapanmu.

3. Ukuran baju
Tentu setiap merk baju punya ukuran yang tak selalu sama. Jadi sebelum belanja, pastikan kenali size badanmu, dari ukuran lingkar dada (LD), panjang lengan, panjang kaki, dan panjang baju. Jangan sampai baju yang sudah dibeli, kebesaran atau justru kekecilan dan hanya jadi pajangan lemari bajumu.

4. Kulitas vs Harga
Jangan mudah tergiur seller yang menjual baju import ORI dengan harga super murah. Cek dan ricek lagi dari testimoni kredibiltas penjualnya based on review pembeli lain.

5. Status penjual
Hati-hati dengan online shop yang memberikan penawaran menarik. Sebisa mungkin beli di online shop dari marketplace besar (seperti Bukalapak, Tokopedia, dll) yang memiliki fitur transaksi yang menjamin pembeli. Jika beli via social media, pastikan nomor yang tertera bisa dihubungi, cek status selller di web penipu.id, browsing di forum jual beli, atau baca-baca review dari pembeli lain di kolom komentar.

6. Testimoni
Jangan malas membaca testimoni, karena testimoni bisa menggambarkan kredibilitas penjual dan jadi acuan sebelum membeli produknya.

7. Simpan Bukti Transaksi
Kegagalan transaksi, komplain uang belum ditransfer, barang bermasalah, adalah masalah yang paling sering terjadi di transaksi jual beli online. Jadi untuk antisipasi hal ini, pastikan kamu menyimpan bukti transaksinya.

Gampang kan? So, jika kamu punya produk bagus, jangan ragu kontak saya ya. Cek kolom kontak di bawah and text me!
selengkapnya

EXPERT RECOMMENDATION

DAILY DISCOUNT

EXPERT RECOMMENDED

YANG PASTI ANDA SUKA

TOP